Tips

4 Hal yang Mesti Dilakukan Jomblo Saat Bepergian dengan Kereta Api

Ahsan Ridhoi
Ditulis oleh Ahsan Ridhoi

Melakukan perjalanan dengan kereta api pada dasarnya adalah sebuah hal yang mengasyikkan. Apalagi sejak banyak pembenahan yang terjadi pada tranportasi jenis itu di negeri ini. Tak perlu lagi mahal-mahal naik kereta kelas eksekutif untuk mendapat kenyamanan. Kereta api kelas ekonomi pun kini sudah nyaman betul. Sudah ber-AC!

Namun, karena negeri ini belum punya kereta api macam Shinkanzen milik Jepang, tetap saja perjalanan menggunakan moda transportasi ini menghabiskan waktu lama. Untuk perjalanan Surabaya-Jakarta saja, bisa lebih kurang dua belas jam. Ampun.

Kalau beramai-ramai bersama kawan, atau berdua bersama pasangan sih tak masalah. Tapi, jika kalian adalah jomblo, dan harus melakukan perjalanan seorang diri, mati sajalah digerogoti sepi dan bosan!

Saya, sebagai seorang jomblo kemarin sore, baru saja merasakannya. Begitu menyakitkan ternyata seorang diri di kereta selama berjam-jam lamanya. Meskipun ramai penumpang, tetap saja berada di kerumunan asing itu membosankan.

Apalagi di kereta tak bisa merokok. Padahal, merokok adalah salah satu pemecah sepi terbaik. Dari sebatang rokok bisa saja perkenalan dan percakapan tercipta. Ya, seharusnya PTKAI menyediakan sebuah area khusus merokok!

Nah, agar kalian tak senasib dengan saya, berikut adalah empat hal yang mesti dilakukan seorang jomblo ketika melakukan perjalanan di atas kereta:

  1. Berdzikir

Bagi kalian jomblo yang beragama muslim, berdzikir adalah cara terbaik untuk memecah sepi di kereta. Berdzikir, yang secara istilah mengingat Tuhan dengan menyebut namanya, lebih baik ketimbang mengingat mantan.

Karena, mengingat mantan hanya akan semakin menyiksa kalian di perjalanan. Tidur tak enak. Makan tak enak. Alhasil cuma bikin mabuk perjalanan. Sementara, dengan mengingat Tuhan, akan membuat kalian semakin merasa tenang, ciailaaah, lagi pula itu berpahala.

  1. Membaca buku favorit

Salah satu kesalahan saya, sebagai jomblo kemarin sore yang hendak bepergian dengan kereta, adalah tak membawa buku favorit untuk dibaca. Padahal, dalam perjalanan panjang di kereta adalah saat yang baik untuk membaca buku favorit.

Alhasil, saya hanya bisa membaca kembali pesan-pesan singkat mantan yang masih tersimpan sebagai artefak di gajet saya. Aduh. Jadi, bawalah buku favorit anda. Habisi halaman demi halamannya atau anda yang akan dihabisi sepi!

  1. Minum obat tidur

Dalam sebuah kereta yang penuh sesak, yang pastinya tak senyaman kamar tidur mantan kalian, terlelap dan mimpi indah bisa dikatakan mustahil. Apalagi seperti yang sama-sama kita ketahui, transportasi umum negeri ini masih terbilan rawan kriminalitas. Tentu kalian akan semakin was-was untuk tidur.

Padahal, tidur adalah cara terbaik untuk melawan bosan. Untuk itu, saran saya, minumlah obat tidur saat perjalanan. Setidaknya itu juga akan membantu kalian bertemu mantan, sekalipun hanya dalam mimpi!

  1. Turun di stasiun terdekat dan pindah ke transportasi lain

Pada kenyataannya, cara pertama sampai ketiga tidak selalu berhasil. Mungkin kalian bukanlah seorang muslim, sehingga cara pertama otomatis tidak akan pernah dilakukan. Kalian juga bukan kutu buku, dan cara kedua pun tak berlaku. Atau, kalian sedang membawa barang berharga, sehingga tidur bukanlah cara terbaik untuk dilakukan.

Tapi, nahasnya kalian sedang di kereta, bukan di acara uji nyali Dunia Lain, yang ketika tak sanggup tinggal lambaikan tangan ke kamera. Selesai. Maka, satu-satunya hal yang dapat kalian lakukan adalah turun di stasiun terdekat dan pindah ke transportasi lainnya. Ini akan membuktikan bahwa kalian sebagai jomblo kalian juga mampu tuk move on!

Tentang Penulis

Ahsan Ridhoi

Ahsan Ridhoi

Mahluk bertampang tak layak jadian

  • maria handayani

    LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A
    ? BBM : D.8.8.B.0.1.5.4
    !

  • maria handayani

    Live Chat: P.O.K.E.R.V.I.T.A
    BBM: D.8.8.B.0.1.5.4
    !