Surat Cinta

Untuk Abhe

Jombloo Dot Co
Ditulis oleh Jombloo Dot Co

Surabaya, 13 Februari 2015

Hai Bhe, sebenarnya aku bingung harus mengucapkan apa padamu. Ingin rasanya benar-benar tulus mengucapkan terimakasih karena telah mengirim email padaku, tapi di satu sisi aku juga ingin marah padamu. Setelah lima tahun kamu tidak mengirim kabar apapun padaku tiba-tiba saja kemarin kamu mengirim email padaku, butuh satu hari penuh untuk aku memutuskan membalas email darimu. Sekali lagi kamu membuatku kelimpungan Bhe, kamu benar-benar, benar-benar tahu cara untuk membuatku kelimpungan.

Andai saja kamu mengirimiku kabar dua tahun lebih cepat Bhe, andai perasaan rindumu padaku menjadi terlalu lebih cepat, mungkin aku akan menerima rindumu dengan pelukan hangat Bhe. Rindumu datang terlambat, atau aku yang tidak cukup kuat untuk menunggumu, entahlah, aku tak mau membahasnya.

Aku sudah menikah Bhe, dengan seorang pria yang aku tahu benar dia sangat mencintaiku. Besok ulang tahun pernikahan kami yang kedua. Setelah menikah aku tinggal di Surabaya Bhe, kota yang selalu gagal kita kunjungi berdua. Mungkin waktu itu Tuhan sudah mengatur kita tidak mendatangi Surabaya bersama, supaya aku tidak punya kenangan apapun tentangmu di kota ini. Hahaha….

Rambutku tidak pernah lagi melebihi pundak panjangnya dan aku sudah sangat jarang meminum minuman dingin. Aku jarang punya waktu untuk menikmati hujan walapun aku masih sangat suka menghirup aroma tanah selepas hujan. Aku sekarang lebih sering memasak tapi tidak pernah menghitung berapa jenis makanan yang bisa aku masak. Lagu-lagu Potret sudah tidak pernah lagi aku dengarkan, sudah tidak cocok saja rasanya.

Abhe, baik-baiklah di Jakarta. Sampai saat ini kamu masih memiliki tempat istimewa di hatiku. Bahkan mungkin aku lebih mencintaimu daripada suamiku sendiri, tapi perasaan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan perasaan cintaku pada seorang anak laki-laki yang telah aku lahirkan sembilan bulan yang lalu. Aku mencintai anakku melebih apapun, dan aku tidak ingin apapun mengganggunya, termasuk dirimu dan perasanku padamu.

Terimakasih atas rindumu, aku sudah terbiasa tanpamu dan bayang-bayangmu. Aku rasa sebaiknya kita memang tidak perlu lagi bertukar kabar. Kamu tidak perlu repot membalas email dariku ini, cukuplah kamu tahu namamu selalu ada dalam doa-doa lirih yang aku panjatkan setiap malam.

Salam,

Astrid

#3HariMenulisSuratCinta

Tentang Penulis

Jombloo Dot Co

Jombloo Dot Co

Situsweb yang digerakkan dengan semangat kasih sayang.

Jombloo.co - Pilihan untuk bahagia.

  • Brianna Kyla

    #untuk-abhe/untuk-abhe/untuk-abhe/untuk-abhe/untuk-abhe/untuk-abhe/untuk-abhe/untuk-abhe/

    S1288POKER – Dengan Proses Dana Deposit dan Withdraw Yang Super Cepat | BBM : 7AC8D76B