Berita dan Artikel

Gadis Mini Pilihan Wajib Para Lelaki

Ahsan Ridhoi
Ditulis oleh Ahsan Ridhoi

Sebagai lelaki saat ditanya tentang gadis cantik, pertama kali yang akan terbayang adalah seorang gadis yang tinggi, berkulit bersih, berhidung mancung, berambut lurus, dan langsing. Begitulah media berhasil melakukan propaganda terhadap kita lewat film bokep iklan-iklan kosmetik di televisi. Sehingga, wanita yang tak punya penampakan fisik seperti itu belum layak dikatakan cantik.

Semua propaganda itu, telah menghilangkan kecantikan alami wanita. Kecantikan yang tak kasat mata dan bersifat abstrak. Semacam ketulusan hati, kecerdasan, kesabaran, dan kegigihan. Padahal, sesungguhnya itulah ikon utama pesona wanita. Hal-hal yang banyak dilupakan kaum lelaki di dunia ini. Duh.

Maka dari itu, kali ini saya ingin mengajak seluruh kaum lelaki sadar. Tak lagi melihat wanita hanya dari fisiknya belaka. Salah satunya dengan mencoba mengenalkan sosok gadis berikut ini:

Baiklah, namanya Sarah Hajar Mahmudah. Gadis Sunda asal Cianjur. Teman-temannya biasa menggilnya Sarah atau Hajar atau Mahmud atau Mini. Untuk panggilan yang terakhir, itu karena tubuhnya memang mini. Hanya seketek saya, bila kami berdua berdiri berdampingan. Ya, lebih kurang 150 sentimeter lah.

Dalam hal ini, satu kriteria cantik luput dari dirinya. Meski kulitnya bersih. Hidungnya juga tak pesek-pesek amat. Rancenik kalau kata orang Sunda mah. Soal rambut, saya belum bisa mendefenisikannya. Masih gaib. Segaib kehadirannya di mata para lelaki.

Karena tubuhnya yang mini, tak pelak ia menjadi kaum minoritas. Tertutup tubuh kawan-kawannya yang lebih tinggi. Tersisih dari pandangan pria-pria. Alhasil ia pun tak pernah jadi objek dunia persuit-suitan dan per-ehem-ehem-an. Apalagi sampai diajak kenalan.

Sungguh mengenaskan memang nasib menjadi minoritas. Apapun alasannya. Di manapun tempatnya. Tertindas dan teraniaya. Mayoritas selalu memegang kendali. Bahkan, kebenaran pun mengikuti kemauan mereka. Padahal acap kali yang minoritas bisa jadi lebih benar. Astaghfirullah.

Namun, bukan Sarah namanya bila menyerah dengan segala penindasan yang menimpanya. Meskipun, pasti di hatinya juga ada rasa sedih dan marah. Ia tetap tabah, sabar, dan berjuang untuk harga dirinya. Mendapat kesetaraan hak suit-suit, ehem-ehem, dan kenalan. Bukan pacar. Ia masih sadar diri untuk hal yang satu itu. Mungkin setelah badannya sedikit tinggi.

Sebagai gadis mini, ia cukup cekatan dalam bertindak. Sat set. Setiap tanggungjawab yang diberikan padanya, akan rampung tepat waktu. Hasilnya pun memuaskan. Seperti ketika ia masih aktif sebagai pengurus BEM Jurusan di kampusnya, HI UIN Jakarta.

Selain itu, ia juga gadis yang terbilang cerdas. Lumayan banyak tahu tentang aneka hal. Seperti soal sastra. Ia pembaca sastra yang baik. Terutama buku puisi. Dari Chairil sampai Jokpin sudah dilumat olehnya. Usut punya usut, ia pun bercita-cita ingin jadi penulis. Atau, minimal jadi pacar penulis. Untuk yang satu ini, Kak Bilven bisa berpikir ulang.

Oh ya, Sarah juga gadis yang sopan. Tutur katanya lebih lembut dari lelembut. Rendah hati. Ramah. Santun. Suka senyum. Manut dan apa adanya. Pokoknya cerminan istri solehah lah.

Bagaimanapun, sekali lagi dunia ini telah terkena propaganda media. Sarah tetap saja gadis yang mini. Minoritas. Jomblo. Masih menanti seorang lelaki yang sadar. Tak terkontaminasi mode produksi. Apalagi mode lentik!

Tentang Penulis

Ahsan Ridhoi

Ahsan Ridhoi

Mahluk bertampang tak layak jadian

  • Mbok aku kenalke,,, 🙂

  • Ahsan

    Mau dikenalke lewat opo, mas? Telepati opo pin bb?

  • Halawiyah

    duh koncoku rek.. tulisane ehem 😀

    • Ahsan

      Ehem iku bermakna opo, neng?

  • Robi Wahyu Anugrah

    saya insya allah novelis, mbak.

  • sarah hajar mahmudah

    Yassalaammm

    • Tri Em

      Hae, Mbak~

  • lolipop

    Mbak mahmud, media dengan segala propagandanya memang telah menjadikan kita manusia siluman yang hobi berfatamorgana. Bahkan hati dan perasaan memang sudah terlanjut di oplos oleh sinetron dan ftv membuat kita mabuk hingga muntah darah, membuat kita kalap bahkan murtad. Tapi mbak mahmud, tetap kuat dan semangat, terus tebar pesona, jangan putus asa, tetap orisinil dan apa adanya…

  • Sarah Kawey

    Saya orang yang agak cuek dan keras kepala, namun jika telah mempunyai keinginan saya akan bekerja keras untuk mencapai dan mewujudkannya. saya suka menulis, dan juga suka menghibur diri dengan bernyanyi.

  • Mbak Sarah yang saya kagumi, pertama-tama saya ucapkan banyak terimakasih kepada jombloodotco yang secara sukarela dan penuh kerelaan menunjukkan betapa mbak itu sangat idaman untuk dijadikan pengisi ruang hati mbak. Ndak ada lagi yang bisa diungkapkan selain kekaguman kepada mbak Sarah, lhah mau ngga kagum gimana.. mbak sarah itu sudah cantik, hijab pula… apalagi yang mau dicari keburukannya dari mbak sarah. Itu sudah klop, apalagi hijabnya itu. Dan satu lagi, fotomu itu pas pakai baju hitam. Ini menambah 50% kecantikan mbak.

  • maria handayani

    LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A
    ? BBM : D.8.E.B.7.E.6.B
    ##