Tips

Tips Menjaga Kesehatan bagi Jomblo di Musim Pancaroba

Kadin Kumala
Ditulis oleh Kadin Kumala

Sebagai negara yang beriklim Tropis, Indonesia hanya memiliki dua musim. Musim penghujan dan musim kemarau. Di antara dua musim itu terdapat tempo yang disebut musim pancaroba. Musim pancararoba adalah masa peralihan musim utama di daerah beriklim tropis. Pancaroba antara musim penghujan dan musim kemarau biasa terjadi pada bulan Maret dan April. Seperti yang bisa kalian rasakan pekan ini,  kita memasuki musim pancaroba, yang ditandai oleh angin kencang, perubahan cuaca yang mendadak, dan suhu udara kadang tak menentu.

Sama seperti halnya pancaroba, hati para jomblo juga mengalami masa peralihan yang disebut dengan masa galau. Masa galau ini bisa terjadi saat para jomblo diputusin pacarnya dengan alasan absurd seperti “aku mau fokus belajar” atau “aku bosen sama kamu”. Atau, bisa juga karena ditolak gebetan yang sudah berbulan atau bertahun diincar, juga dengan cara sadis melebihi Jigsaw menyiksa korbannya, yaitu dengan “Najis kamu, ngaca dong !”. Masa galau ini ditandai dengan perubahan mood, kadang marah memaki tidak jelas, kadang menangis sesungukan di pojok kamar.

Menghadapi musim pancaroba, tubuh dituntut untuk dapat menyesuaikan dengan lingkungan dengan cepat. Butuh perhatian ekstra untuk menjaga kesehatan. Tentu saja, perihal menjaga kesehatan lebih berat lagi untuk para jomblo. Selain karena memang kurang perhatian dari diri sendiri, juga kurang mendapat perhatian dari kekasih, misalnya “jaga kesehatannya ya, beib”.

Untuk itulah kita, para jomblo, harus mau dan mampu menjaga kesehatan kita sendiri. Sebab, sudah cukup hati saja yang tersakiti oleh mantan dan gebetan. Jasmani  harus tetap sehat dan bugar.  Baiklah, saya akan berbagi tips menjaga kesehatan terkhusus untuk para jomblo demi menghadapi musim pancaroba dan masa galau sekaligus. Berikut tipsnya :

  1. Makan yang bergizi dan cukup.

Tentu saja, stres akibat putus cinta memang hal yang biasa. Namun bisa berubah berbahaya bila  sudah mempengaruhi lidah dan lambungmu. Sudah jadi realita tak terbantahkan bahwa saat patah hati, seseorang akan melampiaskan stresnya pada makanan. Pelampiasan ini bisa berbentuk hilangnya selera makan atau makan secara brutal dan liar.  Yang perlu kalian ingat, musim pancaroba seperti sekarang tubuh kita sangat rentan terserang penyakit seperti diare, demam, dan flu. Dan semua penyakit itu berawal dari makan yang tidak sehat.

Tentu saja yang dimaksud bergizi dan cukup di sini adalah makan yang sehat dan secukupnya. Bukan seperti anak kos akhir bulan yang menjalani DIET dompet ketat, dengan makan indomie sekali sehari. Bukan pula makan secara bar-bar tanpa pandang porsi dan komposisi. Tapi, perbanyaklah makan buah dan sayur. Bila perlu, minum susu dan vitamin. Jangan lupa untuk makan teratur, walau tak ada yang mengingatkanmu. Percayalah makan makanan sehat akan cepat mengembalikan suasana hati yang baru saja remuk.

Lagipula untuk apa kalian memikirkan si doi yang sudah jelas tidak memikirkan kamu. Bukankah bukti kalau doi mematahkan hatimu sudah cukup untuk membuktikan ia sudah tak peduli denganmu. Lantas, kenapa juga kamu sibuk memikirkan dia sampai asam lambung dan kolesterol menghantuimu ?

  1. Perbanyak Mandi

Di hari-hari biasa jomblo, selalu punya alasan untuk tidak mandi, apalagi hari libur. Entah alasan gerakan hemat air, air tidak mengalir, atau cuma malas. Walau sebenarnya semua alasan itu bermuara pada satu hal : tidak ada juga lawan jenis yang akan memperhatikan.

Pada musim pancaroba, sebaiknya kalian menambah lagi jadwal mandi kalian yang biasanya cuma 1 kali sehari sebelum berangkat sekolah, kampus, atau kantor, menjadi 2 atau 3 kali sehari. Karena pada masa ini angin bertiup lumayan kencang yang tentu saja membawa virus, bakteri, debu atau bibit penyakit lainnya. Kamu harus tetap bersih.  Belum lagi kondisi cuaca yang cepat datang dan pergi . Kadang saat pagi, matahari bersinar cerah.  Kemudian, menjelang siang berganti hujan deras. Iya, sama seperti gebetan yang datang dan hilang begitu saja. Untuk menghindari flu, sebaiknya kamu mandi dengan air hangat.

Oh ya, bila kamu punya kamar mandi dengan fasilitas pancuran shower, lebih bagus lagi. Di bawah pancuran shower kamu bisa meratapi kisah cintamu yang nestapa. Ketimbang menangis di pojokan kamar, yang suara tangis paraumu bisa mengganggu orang lain. Derasnya pancuran shower, lumayan bisa menutupi jeritan hatimu. Kamu bisa menangis tanpa takut dibuli kakak dan adikmu atau tetangga kamar kosan. Menangislah. Kemudian bangkit dan berdiri lagi.

  1. Kurangi Begadang

Seperti kata Bang Rhoma, begadang boleh saja, asal ada perlunya. Bila tak ada hal yang genting semacam deadline tugas, pastikan kamu memiliki jam tidur yang cukup. Tidur yang cukup dan berkualitas, dapat memulihkan staminamu setelah bermandikan peluh akibat kepanasan dan air mata karena ditolak gebetan. Dengan begitu, kamu siap beraktivitas keesokan harinya.

  1. Punya Pacar

Tips saya yang terakhir ini mencakupi tips-tips sebelumnya.  Dengan punya pacar, tentu saja ada yang mengingatkanmu untuk makan, membuatmu rajin mandi, dan mengucapkan selamat bobo pengantar tidurmu yang lelap.

Sekian. Sehat itu mahal kawan. Walau jomblo harus tetap jaga kesehatan.

Tentang Penulis

Kadin Kumala

Kadin Kumala

Cuma manusia biasa. Biasa tak dianggap, biasa dilupakan.

  • maria handayani

    LIVECHAT P`0`K`E`R`V`1`T`A
    ? BBM : D.8.E.B.7.E.6.B
    ##