Curhat

Tujuh Omong Kosong dalam Cinta

Aditia Purnomo
Ditulis oleh Aditia Purnomo

jomblooSejatinya cinta itu sederhana. Tidak perlu berlebihan dalam mencinta dan bercinta. Hubungan kasih macam Romeo dan Juliet hanya ada di dalam film, jadi jangan banyak berharap lebih. Cinta mati hanya akan membebani hidupmu.

Bayangkan, seandainya kamu mencintai seseorang secara berlebihan, dan akhirnya hubungan kalian selesai, masih mau mencintainya dalam sepi sementara dia sedang bersenang-senang bersama kekasih barunya?

Banyak hal yang omong kosong soal cinta. Sama omong kosongnya dengan bicara pemberantasan korupsi tapi getol mengupayakan revisi UU KPK. Taik kucing. Bilang Papua adalah Kita tapi membiarkan rakyat papua jadi sasaran latiahan tembak aparat.

Berikut adalah beberapa omong kosong soal cinta yang sebaiknya anda hindari:

  1. Asal kamu bahagia, aku mah gampang

Dalam menjalani hubungan, semua orang tentu ingin bahagia. Bisa berbagi kasih, berbagi resah, berbagi tawa, senang, susah, maupun duka. Idealnya sih begini.

Namun dalam realitas hubungan anak remaja hari ini, tidak sedikit hubungan kasih sebelah senang. Ini sebuah tahapan yang hampir sama dengan cinta bertepuk sebelah tangan, hanya sebelah pihak yang benar-benar mencintai.

Selalu bersama di kala senang, tapi begitu ditimpa kesusahan ditinggal begitu saja. Sudah ditinggal, masih terlalu cinta, akhirnya bilang “asal kamu bahagia, aku mah gampang.”

  1. Cinta kita abadi

Tidak ada cinta yang abadi. Minimal, tidak ada cinta yang tak pernah ternodai. Bagi sebagian orang, mereka merasa cinta mereka pada pasangannya akan abadi. Padahal, tak ada yang namanya cinta yang abadi, karena yang abadi cuma Tuhan.

Percayalah, cinta itu fana, cuma sebuah perasaan yang biasa saja. Suatu saat ketika hubungan itu selesai, pasti kalian menyesal telah meyakini keabadian cinta. Ya, minimal cinta akan dipisahkan oleh maut.

  1. Segalanya kuberikan untukmu

Kalimat ini jelas penuh dengan omong kosong. Hanya demi cinta, kalian rela memberikan segalanya untuk pasangan. Nanti kalian akan merasakan, betapa omong kosongnya kalimat ini kalau sudah tak punya apapun untuk diberikan lalu kalian ditinggalkan.

  1. Kamu adalah cinta terakhirku

Punya keyakinan boleh, tapi jangan suka sesumbar untuk urusan yang begini. Nanti kalau ternyata putus, situ masih mau mencintai dia yang katanya terakhir itu padahal dia udah punya pacar baru?

  1. Aku tak dapat hidup tanpamu

Mungkin kalimat ini indah sebagai sebuah gombalan, tapi jelas ini sebuah omong kosong. Entah nantinya hubungan kasih harus berakhir karena apa, entah memang putus atau dipisahkan maut, apa kalian akan bunuh diri karena sudah tak ada lagi dia di sisimu?

  1. Tidak ada yang dapat memisahkan kita

Jatuh cinta itu diperbolehkan, asal jangan cinta buta saja. Kalau sudah punya keyakinan seperti ini, bisa jadi anda malah melawan takdir atau bahkan melawan Tuhan. Untuk Tuhan mah, cuma misahin dua sejoli yang dimabuk cinta mah gampang.

  1. Karena cinta penuh omong kosong, saya tidak mau punya cinta seumur hidup

Dari semua omong kosong soal cinta, ini adalah yang paling omong kosong. Tidak mau punya cinta seumur hidup, halah, jangan sok. Coba tanyakan bagaimana rasanya hidup dalam sepi setiap malam minggu, disaat teman-teman jalan sama kekasihnya, kamu mau cuma gigitin jari dalam sepi?

Ingat, nasib adalah kejombloan masing-masing. Jangan suka sesumbar kalau ngomongin cinta, kalian tak pernah tahu rasanya tidak punya kekasih bertahun-tahun dan rasanya mendambakan kasih sayang. Laksanakanlah apa yang membahagiakan kalian, disanalah cinta berada.

 

Tentang Penulis

Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Bukan siapa-siapa, bukan apa-apa.