Tips

Enam Tips Jitu Melindungi Diri dari Pacar Orang yang Minta Ditikung

Utami Pratiwi
Ditulis oleh Utami Pratiwi

jombloo
Terlahir sebagai sosok yang menarik (tidak harus cantik/tampan) tentunya mempunyai daya pikat tersendiri. Kriteria ini akhirnya menjadi sasaran kode-kode dari pacar orang untuk minta (dengan sangat) ditikung. Yang namanya “pacar orang” jelas tidak sedang “sendiri” lagi, dong. Itu artinya, yang bersangkutan terindikasi kemaruk. Belum lagi pacarnya yang (pastilah) tidak mau begitu saja ditinggalkan. Iyalah, pasti paham betul rasanya sendiri, kan? Atau patah hati karena tiba-tiba putus? Rata-rata jomblo mah gitu. Pengecualian untuk golongan jomblo sejak lahir.

Dalam kondisi seperti ini, jelas pihak yang dirugikan adalah sasaran kode. Meskipun, menurut saya, dalam cinta tidak ada hitungan untung-rugi. Maka, demi melindungi dirimu yang (merasa) terlahir menarik, ada beberapa tips jitu untuk melindungi diri dari pacar orang yang minta ditikung. Cermati poin-poin ini.

  1. Jangan Mudah Percaya

Biasanya, orang yang tertarik kepadamu sudah menyiapkan beberapa “amunisi”. Dia bisa tiba-tiba menjadi stalker profesional dengan mencari semua tentang kamu, demi melancarkan aksinya. Di antaranya dengan mencari informasi melalui internet, atau melalui “kata orang”. Iya, jika kamu terbukti sosok yang menarik, pasti banyak yang kenal, kan? Setidaknya sekadar tahu, lah.

Nah, ketika tetiba dia datang dengan segala rayuan, jangan segera ditanggapi. Kamu juga harus menjelma menjadi Sherlock Holmes untuk mencari tahu tentang dia. Ini akan mengurangi tipu-tipu yang bakalan kamu dapat di kemudian hari. Sekalipun tiap malam ada puisi manis nyangsang di hapemu, pokoknya ingat kalau yang manis-manis bisa bikin diabetes. Bahaya!

  1. Jangan Mudah Tergoda

Ini tidak seperti puasa siang-siang dalam kondisi panas cetar sehingga melihat cairan karbol seperti sirup leci, kecoa lewat seperti kurma, atau seonggok karet gelang seperti mie. Oh, tentu tidak. Maksud dari jangan mudah tergoda adalah tanamkan mantra dalam diri kamu bahwa “orang yang menarik akan mendapatkan pasangan sepadan”. Yakin, kekasih orang bisa disebut menarik? Kalau bisa menjadi yang pertama, kenapa harus menjadi yang kedua?

  1. Blokir

Jika sudah sangat jengah dengan gangguan yang tidak tahu diri itu, solusinya adalah blokir semua akun-akun yang dengan gencar selalu menghubungimu.

  1. Pikir-pikir untuk Laporan

Bisa jadi suatu hari, kekasih orang yang bersangkutan tahu “keberadaanmu” di dalam hubungan mereka. Nah, penyelesaiannya? Jangan terburu-buru membeberkan screen shot rayuan-rayuannya yang pernah ditujukan untukmu. Pokoknya pikir-pikir lagi. Lha iya, kamu siapa? Dengan alasan apa kekasihnya mempercayai kamu yang hanya orang asing (dan dianggap pengganggu)? Bisa jadi ini semacam boomerang. Kamu bisa dijadikan perisai dan tersangka “pengganggu hubungan orang”. Akhirnya, dirimu yang menjadi “korban” akan tetap sendiri, dan melihat mereka yang kembali bersama (plus seolah baik-baik saja). Ulala….

  1. Carilah Pacar

Tahu kan, maksudnya?

  1. Menikahlah

Mbuh piye carane.

Akhirnya, semoga kita (kita?) tetap menjadi golongan (segelintir) orang yang menarik jalan tetap lurus tanpa halangan tikung-menikung. Amiin….

Tentang Penulis

Utami Pratiwi

Utami Pratiwi

Mbak-mbak kantoran baik hati, sering (sok) lucu, lajang dengan seabrek kegalauan.