Tips

Menghindari Pertanyaan Kapan Kawin

Lalu Muhammad Getar
Ditulis oleh Lalu Muhammad Getar

jombloo-jeketi-48Tidak ada pertanyaan yang lebih menjengkelkan dari pertanyaan untuk jomblo, kecuali itu Kapan kawin. Pertanyaan yang membuat kita rentan galau. Mungkin, bagi jomblo, masih bisa bertahan dengan pertanyaan seperti kapan nikah, bagi mereka (baca : jomblo) cukup menjawabnya dengan kalimat simpel “Belum punya pacar.” Sambil sedikit senyum sinis ala FTV.

Nah, bagi yang sudah punya pacar, lalu dicerca dengan pertanyaan seperti itu, Mesam-mesum, muka sedikit senyum, kepala menunduk, lalu bilang “Hehe, belum waktunya.” Padahal, umur sudah diatas kewajaran dan memang sudah waktunya buat melepas status lajangnya.

Ingat juga. Kita bukan lah orang yang hidup kekal di dunia ini. Yang bisa beralasan kalau nikah bisa nanti saja. Bahkan nih ya, Bang Toyib yang tidak pulang-pulang 3 kali puasa dan 3 kali lebaran itu sudah kawin loh. Lalu, alasan apa lagi? Antara menerima pertanyaan itu-itu saja atau menghindar darinya, demi sebuah perasaan yang belum kunjung kau dapatkan.

Dengarlah, wahai fans Jeketi sampai fans Raisa garis keras.

Sekedar saran, demi melangsungkan hidup kalian agar hati tetap bersih dari semua pertanyaan yang menyiksa. Mulai sekarang, buatlah alasan sebaik mungkin. Hingga pertanyaan kedua tidak muncul lagi. Alasan yang tepat bisa memperjelas. Kejelasan yang bisa menutup pertanyaan selanjutnya.

Beberapa tips yang mungkin bisa digunakan untuk sementara waktu. Mengingat, pertanyaan itu sering kali muncul di bulan puasa seperti ini. “Kapan kawin?”

  1. Jika Kamu Seorang WOTA

Bilang saja “Aku masih nyaman dengan kesendirian ini. Lagi pula, aku pengin mengenal lebih jauh lagi, Oshi kesukaan aku. Masih mau nempel foto mereka di dinding ruangan aku. Lagi pula, dedek Nabilah masih muda kok. Masak mau nikah secepat itu. Ntar kalau masukin fotonya di dompet aku, ntar aku dikira ada hubungan sama cewe lain… Jadi fitnah, Mas.”

  1. Jika Kamu sedang Menyelesaikan Skripsi yang Ngga Kelar-Kelar,

“Walaaah, ini kan skripsi, syarat wisuda. Kerja juga butuh ijazah kan? Aku mau kerja dulu, mas. Biar kelak anak dan istri bisa hidup terjamin. Walaupun skripsinya lama kelar, ngga terlalu jadi masalah buat aku kok. Karena skripsi mengajarkanku, menunggu suatu yang lama namun hasil yang nyata dan pasti.

  1. Jika kamu sudah punya pacar

“Bukannya mempermainkan perasaan orang nih ya. Aku cuma lagi memantaskan diri dulu. Demi kelangsungan hidup yang indah bagai surga di hari depan.

Mendengar tausyiah dari semua orang yang kuanggap guru. Episode demi episode Golden Ways juga belum tamat-tamat kutonton. Petuah dan nasehat belum habis kugugu. *Sambil nonton Mario Teguh.*

  1. Jika Kamu Pembaca jombloo dot co

Karena, sebelum bertanya atau berbicara, kita disuruh banyak-banyak membaca. Bilang saja, Mas aku lagi banyak-banyak baca artikel di jombloo dot co. Banyak nasihat dan tips-tips di sana. Setidaknya, dengan tips, maka urusan bisa menjadi lebih mudah, kan? Jadi, sabar dulu, gih! Lagi pula, aku nunggu penjaga jombloo dot co ini nikah, atau setidaknya punya pacar dulu lah. Kemudian, kamu melanjutkan lagi. “Lagi pula, Mas Triem, adminnya seorang penyayang mantan, siapa tahu ntar aku bisa kayak beliau.” ”Juga, mas Adita Purnomo katanya ngga mau wisuda sebelum ada gandengan.” Mereka berdua emang super. Setidaknya bagi pembaca setia situs ini.

  1. Jika Kamu Jomblo

Jika kamu jomblo atau belum punya pacar. Dan sering banyak alasan. Hanya satu saran. Karena Tuhan tidak suka dengan kaum yang banyak alasan, apalagi tanpa pasangan. Hanya satu sarat. Ingat! “Jangan baca artikel ini.”

Sekian.

Tentang Penulis

Lalu Muhammad Getar

Lalu Muhammad Getar

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. Penikmat kopi dan sepak bola. Bisa disapa lewat akun @Muhammad_Getar