Uncategorized

Samirah, Nikmat Tuhan Yang Kesepian

Ahsan Ridhoi
Ditulis oleh Ahsan Ridhoi

jombloo-samirahIni tentang rasa syukur yang hilang dari diri jomblo negeri ini. Para fakir cinta yang setiap hari merana, menanti sejumput cinta dari wanita yang masih percaya keutamaan bersedekah. Mereka telah lalai pada jati dirinya. Sehingga kawan saya, Samirah Begum, masih jomblo sampai hari ini.

Sesungguhnya ia adalah gadis yang seratus persen sempurna. Mungkin setiap orang punya penilaiannya sendiri soal itu, tapi secara kriteria umum ia telah memenuhinya. Cantik, pandai, asik dan supel, serta dari keluarga baik-baik.

Ah, hampir saja saya lupa jika kalian adalah penganut madzhab relativitas. Golongan orang-orang yang tak percaya standard umum, melainkan pandangan pribadi. Maka, biarlah saya jelaskan secara terperinci sosok Samirah. Silahkan simak dengan baik.

Secara keturunan, Samirah berdarah Pakistan. Bila kau penikmat sejati film Bollywood, maka tak perlu lagi saya jelaskan perincian kecantikannya. Karena ia begitu mirip dengan Anusykha Sarma dan Kareena Kapoor. Ya, berhidung mancung, berkulit bersih, berambut lurus, tinggi dan berat badan yang pas, dan senyum yang senantiasa membuat waktu bergerak sangat lambat tatkala melihatnya merekah.

Seperti yang saya katakan, ia tak hanya cantik. Ia pandai, asik dan supel. Tiga sifat yang teramat jarang tersemat secara bersamaan pada diri seorang gadis cantik. Biasanya, bila ia cantik dan pandai, maka ia akan sombong. Atau, bila ia cantik dan supel, maka ia tak pandai.

Sebagai seorang mahasiswi Hubungan Internasional, tentu ia pandai. Terlebih ia juga seorang aktivis himpunan, yang senantiasa memperjuangkan kepentingan mahasiswa sejurusannya. Kalau soal berdebat atau presentasi soal isu internasional mah kecil baginya, apalagi cuma sebatas sinar ultraviolet. Mengenalnya akan membuatmu mendadak ingin menjadi seorang lelaki yang bergelimang pengetahuan.

Dalam pergaulan, Samirah tak pernah pilih-pilih. Ia terbuka untuk berkawan dengan siapapun. Asal tak ada kecenderungan untuk berbuat jahat padanya, ia akan menjadi kawan yang sangat asik. Saya pikir memang harusnya begitulah hidup. Bukan menanam kecurigaan atau semacamnya.

Sepintas memang ia terlihat selfish. Percayalah itu bagian dari pesonanya. Seperti halnya balutan busananya yang selalu fashionable, simple dan proporsional. Tidak seperti kebanyakan wanita yang ingin terlihat glamour, tapi malah nampak layaknya jemuran berjalan. Dan, tentu saja untuk dapat berbusana semacam itu butuh kemampuan khusus. Bila kau adalah tipe lelaki yang sering kesulitan memilih outfit, ia akan menjadi pasangan yang baik bagimu.

Secara kriteria, Samirah tak begitu neko-neko soal lelaki. Asal nyambung diajak ngobrol, seru, asik, supel, rapi, dan tidak mengalami gangguan bau badan. Dua hal terakhir itu mendapat penekanan yang sangat tatkala ia menyamapaikannya pada saya kemarin, “……YANG JELAS HARUS RAPI DAN TIDAK BAU BADAN!!” Jadi, bagi kalian yang belum akrab dengan produk mutakhir abad 21 bernama deodoran, lebih baik urungkan saja untuk mendekatinya.

Loh, bukannya gadis cantik itu cenderung mencari yang ganteng dan kaya? Ya, biasanya memang begitu. Tapi Samirah versi luar biasa dari banyak gadis itu. Kemapanan dan ketampanan kepribadian lebih diutamakan baginya. “Buat apa ganteng dan kaya kalau anak mami,” begitulah katanya.

Lagipula, Samirah memang seorang yang mandiri. Sudah hampir setahun ini ia bekerja di Geo Media, sebagai account executive. Konon sekantor dengan jomblo adiluhung Arman Dhani. Dan saya nggak habis pikir kenapa radar Mas Dhani sampai tidak mendeteksinya. Mungkin beban berat tubuh masa lalu belionya menjadi penghalang. Padahal belio cocok loh sama Samirah. Uhuk.

Menutup tulisan ini, berhubung masih dalam suasana Ramdhan, ijinkan saya mengutip salah sebuah ayat al-Qur’an: faiayyialairabbikuma tukadziban. Nikmat dari Tuhanmu mana lagi yang kau dustakan? Samirah mana lagi yang kau biarkan kesepian?

Tentang Penulis

Ahsan Ridhoi

Ahsan Ridhoi

Mahluk bertampang tak layak jadian

  • Mochamad Anthony

    boleh minta noimor hapenya, kak samirah? siapa tahu bisa berlanjut #eh

    • Ahsan Ridhoi

      Cari saja fb-nya. Samirah Begum Shaukat

  • endikawijaya

    Salam kenal ya samirah…

  • endikawijaya

    Ahahahah.. kocak nih artikel..

  • maria handayani

    *P*O*K*E*R*V*I*T*A*
    *D*8*E*B*7*E*6*B*
    !