Tips

Saatnya Jomblo Belajar dari Sejarah

Ganang Nur Restu
Ditulis oleh Ganang Nur Restu

Para jomblo yang di dalam tubuh kalian mengalir darah Progresif dan Militan belajarlah dari sejarah. Iya, belajarlah sejarah, Seperti pekikan Founding Father, Bung Karno, JASMERAH!! Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena sejarah adalah sebuah pesan moral, sebuah pembelajaran agar tak jatuh di lubang yang sama. Untuk para jomblo seperti Kita ini, karena harus jomblo belajar sejarah. Pesan Bung karno tersebut sangat relevan buat buat kita.

Tentu kita mahfum kenapa sampai detik ini kita masih menjomblo diri. Saya sendiri saja sampai usia 24 ini masih belum pernah mendapatkan ucapan “selamat pagi” dari makhluk yang disebut khalayak umum sebagai kekasih hati. Menyedihkan bukan. Tentu saja semua ini merupakan bagian dari efek kurangnya strategi dalam masa penjajakan. Maka dari itu betapa pentingnya sebuah arti dan pelajaran dari pekikan JASMERAH-nya Bung Karno

Tanggal 27 Agustus 1628, 387 tahun yang lalu. Yang jelas jomblowan-jomblowati seperti kita ini belum lahir, bahkan belum ada di ujung ubun-ubun. Tanah Jawa bergejolak panas. VOC yang datang dan ingin menguasai pantai-pantai utara pulau Jawa yang kala itu dianggap strategis bagi perdagangan. Pertama-tama mereka menduduki Batavia, mblo. Ya sebuah kota yang sekarang kita kenal sebagai Ibu kota Negara ini.

Keadaan dimana pendudukan itu dilakukan oleh VOC. Membuat bumi Mataram bergejolak panas. Sultan Agung kemudian mengirimkan pasukannya untuk menyerang Batavia yang diduduki VOC. Pasukan pertama Mataram datang tepat pada tanggal 27 Agustus 1628. Dengan bermodalkan ratusan prajurit, ternyata serangan Mataram kepada VOC gagal juga, dikarenakan kurang perbekalan.

Jadi pelajaran berharga yang dapat dipetik untuk para jomblo seperti kita ini dari penyerangan Mataram ke Batavia adalah sepreti ini mblo.Dalam hal penyerangan terhadap VOC di Batavia, tentara mataram kalah dikarenakan kurang perbekalan. Nah buat para jomblo sekali lagi. Dalam hal ini ketika kita akan dan mau PDKT dengan incaran kita sebaiknya kita harus membawa bekal yang benar-benar sudah diperhitungkan porsinya.

Ketika kita mau melakukan si calon incaran setidaknya kita sudah stalking media sosialnya. Biar kita tau kalau si doi benar-benar lagi jomblo juga. Jangan sampai kita udah Pedekate , eh ternyata si Doi udah punya pacar. Bisa- bisa kita malah yang kena timpuk si pacarnya doi. Ngenes kan ?

Sosial media memang benar-benar akan sangat membantu kita, mblo. Kita yang usdah bosen jomblo. Sebagai bekal dengan ngepoin sosial media si calon incaran kita, kita dapat tau hal-hal kesukaan doi. Contohnya Doi suka makan apa, suka nonton film apa, dan suka jalan-jalan kemana akan sangat berguna buat membantu PDKT kita.

Yah minimal, persiapkan rencana matang untuk mengatasi perbekalan yang terbatas. Kalau nggak punya uang untuk ajak main ke mall, shoping-shoping, candle light dinner di restoran mahal, ya ajak main ke taman. Setidaknya, kalau jomblo belajar sejarah, bisa digunakan sebagai bekal untuk memulai penjajakan. Iya, kan ? Biar gak terlihat kaku-kaku amatlah.

Dengan pembelajaran sejarah dari kalahnya prajurit Mataram dari VOC di Batavia karena kurangya perbekalan bisa kita tanggulangi ketika kita mau “menyerang” calon incaran kita. Ayo mari mencoba bareng mblo, semoga kita lekas berhasil dengan semangat progresif dan militan ini. Biar engga kesepian lagi. Selamat Mencoba, Tabique!

Tentang Penulis

Ganang Nur Restu

Ganang Nur Restu

Suka melamun, bukan penyamun. Bisa di jumpai melalui akun Facebook : Ganang Nur Restu