Tips

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Jomblo Ketika Sakit

Tri Em
Ditulis oleh Tri Em

Banyak orang bilang kalau sakit itu enggak enak, sakit itu mengganggu, sakit itu kamu. Sebagai makhluk yang ditakdirkan untuk belajar menghargai pendapat orang lain, anggapan mereka tidaklah salah. Lagi pula, orang macam apa yang bilang sakit itu enak? Mungkin dia belum pernah mengalami jatuh cinta. Sebab, seperti kerap kita alami dan rasakan, jatuh cinta itu sungguh menyakitkan.

Ketika sedang sakit, kita disarankan untuk tidak boleh mengeluh, apalagi sampai mengutuk diri. Karena hal itu tidak akan membuat kita sembuh, tapi justru menambah beban dari sakit yang kita rasakan.

Kendati kerap dinilai progresif, militan, dan kesepian, jomblo tetaplah manusia biasa. Ia bukan robot, bukan pula superhero. Tubuh jomblo tidaklah terdiri dari rangkaian besi atau baja, yang kalau dipukul tidak akan membikin nyeri apalagi harus berteriak “Aw! Sakit, njing!”. Karena jomblo tetaplah manusia biasa. Jomblo tetaplah manusia yang diharap untuk tidak berhenti berjuang sekadar melawan rasa sepi sendiri.

Oleh karena kamu jomblo, yang sebetulnya tidak boleh sakit lantaran tidak akan dijenguk oleh pacar, berikut 4 hal yang tidak boleh dilakukan jomblo ketika sakit:

  1. Ngajak Gebetan Jalan

Bagaimana mau ngajak gebetan jalan kalau tubuh sendiri saja sulit untuk digerakkan? Ini baru sakit badan, belum lagi jika kamu sedang terkena kanker alias kantong kering. Gebetan mana coba yang mau diajak jalan oleh orang kere? Sudahlah, Mblo. Istirahat saja. Tak usah berpikiran mau ngajak gebetan jalan kemana, apalagi sampai berpikiran—bagaimana cara mengobati luka hati bila kelak cintamu ditolak.

  1. Ngajak Mantan Balikan

Balikan dengan mantan belum tentu membikin kamu cepat sembuh. Karena bisa jadi hal itu hanya memperparah sakitmu. Sebelum ngajak mantan balikan, cobalah sesekali kauingat saat-saat menjelang putus. Cobalah sesekali kauingat bagaimana rasa sakit setelah kalian putus, dan ternyata mantanmu langsung bisa dekat dengan orang lain. Sanggupkah kau melupakan rasa sakit itu?

Ingat! Rasa sakit tidak hanya disebabkan oleh kenangan mantan, tapi juga bermula ketika hal itu melintas di dalam ingatan. Waspadalah!

  1. Ngajak Berantem Pacar Orang

Kenapa ngajak berantem pacar orang tidak boleh dilakukan jomblo ketika sakit? Jangankan ketika sakit, saat sehat pun disarankan supaya jomblo tidak berbuat hal-hal aneh. Ngajak berantem pacar orang termasuk hal yang aneh. Ngapain coba ngajak berantem pacar orang? Mau nunjukin gimana hebatnya kamu di depan dia? Ya itu kalau kamu menang, lah kalau kalah?

Bukan begitu kalau mau mengambil hatinya. Sabar. Tikung pelan-pelan. Kalau perlu kasih lampu sen dulu. Eh tapi, sembuh dulu ya. Kalau sudah sembuh, silakan deh… mau tikung pakai gaya apa pun, itu hak kamu.

  1. Ngajak Nikah

Nah, ini nih yang paling enggak boleh dilakukan jomblo ketika sakit! Kawan jomblo yang saya banggakan, memang kalian mau ngajak nikah siapa? Kucing tetangga sebelah? Atau tiang listrik di ujung gang? Selain belum ada undang-undang yang mengatur tentang pernikahan dengan benda mati, jiwamu tidak ikut-ikutan sakit kan Mblo?

Oleh karena saya bangga terhadap kawan-kawan jomblo, jadi jangan sampai mengecewakan diri sendiri ya. Karena sakitnya tuh bukan lagi di sini. Tapi juga di pikiran para pejabat dan elit parpol. Cukup mereka saja yang sakit. Sedangkan kita—jomblo seluruh negeri—cukuplah kesepian saja.

Ya. Cukup kesepian saja, dan sakitnya cukup saat kangen dengan mantan.

Tentang Penulis

Tri Em

Tri Em

Amorfati Fatum Brutum. Tim J @jombloodotco.