Berita dan Artikel

Sejarah Jomblo di Indonesia

Jamal Nashr
Ditulis oleh Jamal Nashr

 

Jomblo, sebagai kelompok sosial asmara masyarakat sudah menjadi bagian dari peradaban yang telah mengawal perjalanan bangsa kita selama berabad silam. Sebuah sebutan yang disematkan kepada sekelompok masyarakat, yang mengisyaratkan akan keteguhan ideologi.

Namun lazimnya sebuah perjuangan, tentu banyak ujian yang selalu setia menghadang. Oleh mereka yang merasa diresahkan dengan keberadaan jomblo, bertahun-tahun membangun stereotype pada sekumpulan muda fakir belaian ini untuk mengarahkan opini masyarakat akan penilaian negatif terhadapnya. Mulai dengan melabeli sebagai sekelompok masyarakat tuna asmara yang membahayakan bagi sekitarnya karena sewaktu-waktu dapat mengamuk membabi buta.

Mereka juga tidak segan menjejalkan pemahaman di bawah ubun-ubun kesadaran anaknya. Bahwa kaum jomblo adalah kaum yang telah dilaknat oleh Tuhan, karena telah mengingkari ketentuan Tuhan, yaitu berpasangan. Yang paling miris adalah anggapan bahwa jomblo adalah semacam penyakit yang bisa menular—dan sampai saat ini—ahli kesehatan manapun belum menemukan penangkalnya.

Namun akan lebih bijak jika kita menilik ke belakang, melihat awal munculnya hegemoni sebutan jomblo ini, hingga mewariskan stigma miring kepada setiap insan yang menyandangnya.

Sebenarnya sebutan jomblo pertama kali muncul dari bangsa asing kepada pribumi di masa kolonial, sama halnya dengan sebutan Haji atau Hajjah. Keberadaan jomblo begitu meresahkan stabilitas keamanan di Indonesia yang saat itu masih bernama Hindia-Belanda, sebagai wilayah jajahan kolonial Kerajaan Belanda. Saban ada pemberontakan di daerah saat itu, selalu dimotori oleh pemuda atau pemudi nihil cinta kasih, yang setiap malam minggu hanya termangu di teras rumah melamun, mengandai-andai, di tengah kecamuk sebagai warga negara jajahan, berharap kemerdekaan bangsanya segera datang seiring dengan kemerdekaan asmaranya ter-plokamirkan.

Demi kelancaran pergerakannya, para nir-asmara ini juga mengorganisir setiap anak bangsa yang merasa memiliki nasib yang sama sebagai manusia dengan hati yang terjajah. Mereka membentuk perkumpulan-perkumpulan, mendirikan syarikat dan ada beberapa menginisiasi sekolah-sekolah sebagai media literasi, bahwa kemerdekaan sebagai bangsa yang berdaulat serta insan asmara yang bermartabat harus segera didapat.

Berawal dari keresahan tersebut, Gubernur Jenderal Hindia-Belanda melalui masukan dari stafnya di Algemeene Secretarie, menyematkan sebutan ‘jomblo’ kepada para pribumi yang minim kasih sayang. Pribumi-pribumi yang setiap saat hanya menimbulkan kekacuan, huru-hara, dan menebarkan virus-virus pemahaman untuk sesegera merebut kemerdekaan lahir, batin maupun asmara.

Dengan penyematan sebutan ‘jomblo’ terhadap pribumi yang haus akan kebebasan menikmati hak dasar manusia dan hak dasar asmara tentunya. Memudahkan pemerintah kolonial untuk memantau pergerakan para jomblo dan perkumpulan-perkumpulan yang menaunginya, serta dapat menghitung peta kekuatan suatu daerah dari jumlah jomblo nestapa yang tinggal di daerah tersebut.

Dan yang masih hangat diingatan kita adalah jomblo asal Kota Ukir, Jepara, yang begitu menggelisahkan kursi jabatan Gubernur Jenderal. Hingga si-Gubermen memaksanya melalui ayah si Gadis Jepara, untuk segera dalam tempo yang sesingkat-singkatnya supaya menanggalkan status jomblonya. Kejombloannya begitu meresahkan pemerintahan kolonial dan dikhawatirkan mempengaruhi jomblo lain tentang pentingnya perjuangan bersama dalam panji jombloisme.

Begitulah asal mula sebutan jomblo yang sengaja dikubur dalam sejarah oleh para pemenang peradaban. Jomblo sengaja dipinggirkan dalam panggung sejarah nasional dan alhasil kini menjadi kaum yang termarjinalkan.

Buat para pahlawan jomblo yang telah mendahului kita, dan yang terkhusus bagi jomblo yang tetap teguh menjaga kejombloannya hingga akhir hayatnya, dalam semangat jombloisme, Tuhan memberkati kalian.

Tentang Penulis

Jamal Nashr

Jamal Nashr

Tau-tau disebut jomblo.

  • Brianna Kyla

    #sejarah-jomblo-di-indonesia/sejarah-jomblo-di-indonesia/

    S1288POKER – BONUS FREECHIP SETIAP HARINYA – BONUS NEW MEMBER 10% | BBM : 7AC8D76B

  • Claudia Bella

    Numpang : sejarah-jomblo-di-indonesia/sejarah-jomblo-di-indonesia/

    S1288POKER – BONUS FREECHIP SETIAP HARI, NEW MEMBER 10%, BONUS MINGGUAN | BBM : 7AC8D76B