Berita dan Artikel

Suarakan Gerakan Jomblo Merdeka

Yosef Arie Setyawan
Ditulis oleh Yosef Arie Setyawan

Jomblo adalah sebuah spesies yang sekarang ini begitu terhinakan. Pokoknya hina bangetlah seorang jomblo di mata orang-orang yang sudah punya pasangan.

Jomblo sering banget dihina oleh kaum adidaya ini (kaum yang punya pasangan). Tiap malam minggu cuma bisa di rumah sambil meratapi nasib, kerjaannya cuma ngepoin twitter member JKT48, tiap hari yang SMS cuma operator, dan banyak lagi hinaan yang diberikan kepada jomblo.

Hal ini sangatlah mengintimidasi kaum jomblo. Untungnya kaum jomblo ini adalah kaum yang tidak mudah terintimidasi. Karena kalau mereka mudah terintimidasi, mungkin akan banyak kita temukan jomblo-jomblo yang bunuh diri dengan minum racun serangga, lompat dari jembatan, sampai nusuk jantungnya pake garpu, seakan-akan memperjelas bagaimana hidup mereka dipenuhi depresi.

Tapi tidak, jomblo adalah makhluk yang cukup tahan banting. Mau dihina seperti apa pun, jomblo akan tetap berdiri tegak menerima nasib mereka.

Jomblo adalah kaum minoritas. Jumlah sebenarnya banyak, tapi mereka menjadi minoritas karena status sosial mereka beberapa tingkat di bawah kaum adidaya. Di dunia yang menjunjung tinggi status keistimewaan cinta, jomblo adalah seorang fakir asmara yang jauh dari kata kemapanan akan kebutuhan cinta. Makanya jomblo menjadi minoritas di antara kaum adidaya yang mempunyai pasangan dengan stok cinta berlimpah.

Kaum jomblo belum sadar betul dengan kekuatannya. Mereka selama ini hanya bisa meratap dan berusaha kuat menerima. Keadaan sosial di sekitar kita saat ini juga memposisikan jomblo sebagai kaum kelas bawah. Kaum yang tak punya kuasa.

Wahai kalian para jomblo, bukalah mata. Kalian mempunyai massa dengan tingkat kemilitanan yang tinggi. Dengan sedikit pelatihan khusus, bahkan kalian bisa membuat suatu gerakan pemberontakan yang luar biasa. Gerakan pemberontakan yang berusaha menuntut kesetaraan hak kaum jomblo.

Kalian bisa lihat di jaman Pak Harto. Pemerintahan Pak Harto, sang presiden dengan kuasa otoriternya bisa dijungkir-balikkan oleh mahasiswa. Mahasiswa yang notabene waktu itu hanyalah kalangan kecil yang dianggap tidak punya kekuatan, tapi dengan sedikit keberanian dan kenekatan, mereka bisa menjatuhkan rezim orba.

Bayangkan sekelompok mahasiswa nekat bisa menjatuhkan rezim yang begitu kuat ini. Kaum jomblo mestinya juga bisa. Dengan tekat yang kuat, dengan tujuan pada penyetaraan hak bagi kaum jomblo dan penghapusan diskriminasi dan penghinaan bagi kaum jomblo, kalian pasti bisa melakukannya dengan dukungan jomblo-jomblo secara merata.

Buat gerakan, hancurkan sistem sosial masyarakat yang selalu mendiskriminasi jomblo dan menjadikan jomblo makhluk terhina. Jomblo punya hak buat hidup, punya hak buat bahagia, dan menikmati setiap keadaan tanpa ada diskriminasi dari kaum adidaya.

Suarakan gerakan jomblo merdeka! Sudah saatnya kaum jomblo menunjukkan kekuatannya. Sudah saatnya kaum jomblo menunjukkan keberaniannya. Sudah saatnya kaum jomblo berdiri bukan lagi sebagai kaum penghias, tapi sebagai kaum yang menjadi bagian masyarakat dengan hak yang sama.

Ayo suarakan gerakan jomblo merdeka! Jangan mau ditindas rezim malam minggu, apalagi dilema kenangan kamu! Iya, kamu!

Tentang Penulis

Yosef Arie Setyawan

Yosef Arie Setyawan

Aktivis Pembela Kesetaraan Hak Kaum Jomblo. Instagram: @storyofjho | Twitter: @BangJho

  • Stacia Kim

    FREEBET TANPA di undi Rp 100.000,- BBM >> 7AC8D76B
    tanpa banyak syarat.. s1288poker.com