Berita dan Artikel

Masa Depan Kaum Jomblo

Firmanda Taufiq
Ditulis oleh Firmanda Taufiq

Pada zaman post modern ini, rasanya kaum jomblo akan tergilas dan terlindas himpitan arus, barangkali masa depan kaum jomblo akan mengalami titik fluktuatif yang tak menentu. Pasalnya, akan ada “ledakan” dinamika pacaran yang tak terkendali. Rupanya ini menjadi sebuah alienasi kaum jomblo dan menjadi keterpurukan dalam panggung sejarah.

Bila memang ini terjadi, jomblo harus berserikat, menyuarakan hak-haknya sebagai rakyat yang memiliki hak untuk berpendapat dan berkreasi. Bukan masalah apa atau gimana. Ini masalah pertarungan ideologis yang tak berkesudahan. Bayangkan bila kaum jomblo punah dari populasi kehidupan. Akan jadi apa ekosistem yang sudah terbangun puluhan tahun lamannya.

Jelas ini adalah masalah pelik yang dihadapi jomblo di seluruh pelosok negeri dan seantero dunia. Masihkah ada harapan yang bisa dilakukan untuk keberlangsungan dan keberadaan mereka. Jangan sampai mereka punah ditelan zaman.

Kalau Pevita Pearce masih jomblo. Kalian masih memiliki harapan besar, setidaknya masih ada idola yang akan menjadi “simbol” kebanggaan kaum jomblo, juga masih ada Chelsea Islan yang masih memiliki daya tarik luar biasa.

Ya, saya rasa mas Ronaldo juga masih asyik menghafal surat Al-Fatihah untuk menjaga keberadaan kaum ini, menghadiahkan kepada seluruh jomblo untuk terus eksis dan idealis. Bila tak dilakukan ini akan menjadi keterpurukan besar dalam rentang sejarah perjombloan.

Mantap juga kalau jomblo masih menjaga hafalan Alfiyah-nya dan asyik nulis, tak tergoda dengan paras cantiknya Raisa, juga suaranya yang merdu nan memesona. Inilah yang disebut dengan jomblo “idealis”, yang tak mudah tergerus arus dan dinamika zaman globalisasi yang semakin akut, hingga memperburuk kualitas jomblo di seluruh dunia. Akan jadi apa kaum jomblo di milennium selanjutnya, ketika dihadapkan banyak persoalan percintaan, dan kaum jomblo akan terpojokkan, ter-alienasi, dan terpinggirkan, bahkan terdiskriminasi.

Sebagai aktivis jomblo, tentu tak mudah begitu saja diiming-imingi kenikmatan sesaat oleh “tipu daya” dan kecantikan Isyana Sarasvati, yang kini menjadi primadona anak muda, apalagi kaum jomblo, tentunya menjadi salah satu incaran untuk melepaskan status kejombloannya. Kamu mau, Mblo? Ya jelas mau lah.

Tentang Penulis

Firmanda Taufiq

Firmanda Taufiq

Anak muda yang suka baca buku dan diskusi, berpikiran idealis demi memperjuangkan cinta

kaum jomblo di seantero dunia agar bisa hafal nadzam Alfiyah.

  • Tiara Dhesi A

    Dalemmm???
    Proud to be part of JOSS. InsyaAllah.