Berita dan Artikel

Bahagia Itu Kamu

Tri Em
Ditulis oleh Tri Em

Ketika saya menulis ini, beberapa hal mungkin enggak lagi bisa sama, atau memang enggak perlu sama. Saat seseorang beranggapan bahwa cinta enggak lebih dari omong kosong, bahwa pernikahan itu penjara, bahwa hidup ya sebetulnya enggak sesederhana mengunggah status di media sosial, bahwa kangen pacar orang itu adalah kebodohan yang disengaja, bahwa kalian suci sedang aku penuh dosa, mungkin kita pun akan bertanya-tanya: penting enggak sih membahas hal kayak gitu?

Meski sepele dan enggak penting-penting banget, saya justru mendapati teman-teman yang merasa kangen dan penasaran dengan situsweb Jombloo.co. Seperti ada hal-hal yang belum selesai, walau mantan sudah punya pacar baru dan kamu dilupakan seburuk-buruknya, sekecewa-kecewanya. Dilupakan itu enggak enak, ya?

Setelah saling berbalas pesan, sebuah keputusan diambil: kita menikah. Eh! Jombloo mulai menerima naskah-naskah lagi, maksud saya. Rubrik baru, yaitu Konsultasi dan Quotes, juga dibuat untuk menambah warna situsweb Jombloo. Teman-teman bisa curhat lewat email atau direct message akun Twitter @jombloodotco. Menikmati kutipan-kutipan tentang hal apa saja di instagram @jombloodotco juga bisa. Semua bisa dilakukan, yang enggak bisa itu bikin dia dengan mudah melupakan kenangan sama mantan pacarnya, apalagi jatuh cinta dalam hitungan dua minggu.

Kami menyadari situsweb ini bukan apa-apa tanpa dukungan teman-teman penulis dan pembaca. Belum lagi kata-kata “Progresif, Militan, dan Kesepian” yang jadi slogan situsweb Jombloo. Saya kira istilah ‘revolusi asmara’ enggak hanya milik para pejuang kesepian. Generasi muda, termasuk para pemuja relationship goals, kiranya dapat mewujudkan cita-cita revolusi sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Awkarin, selebgram yang berusaha berdamai dengan kenangan-kenangannya sendiri pascaputus dengan pacarnya.

Sebab mengapa Jombloo lama tidak aktif, sudah dijelaskan oleh Bung Adit pada awal Januari lalu. Dalam tulisannya yang berjudul Boleh Berpisah Tapi Jangan Lupa Bahagia, rasa haru menyelimuti kami yang waktu itu tergabung sebagai tim. Kini skuad Jombloo enggak lagi diasuh oleh Mas Puthut EA (Pelatih). Tim Jombloo sebelumnya sudah bahagia sesuai pilihan masing-masing. Secara struktur, memang kami sudah berpisah. Namun, kami tidak benar-benar berpisah. Kami tetap bisa bahagia, tetap bisa berbagi kebahagiaan kepada beberapa orang, sambil kadang rindu.

Untuk teman-teman penulis dan pembaca situsweb Jombloo.co, mari menciptakan bahagia. Jangan mencari bahagia. Carilah seseorang yang sedia berada di sampingmu, saat move on dirasa sulit atau saat kamu butuh sedikit pinjaman uang. Jangan mencari bahagia, sebab bahagia itu kamu. Iya, kamu!

Tentang Penulis

Tri Em

Tri Em

Amorfati Fatum Brutum. Tim J @jombloodotco.