Tips

Jangan Gampang Baper, Ini 5 Tips Kenalan di Sosial Media

Adeline Kinanti
Ditulis oleh Adeline Kinanti

Sosial media sudah semakin canggih dan beragam. Mulai dari Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan jenis-jenis sosial media lain telah memudahkan tiap orang untuk membuat jaringan pertemanan yang luas serta ajang menunjukkan kemampuan dalam beberapa bidang. Selain sosial media berguna untuk mempermudah komunikasi, banyak juga jomblo yang coba-coba mencari gebetan atau selingkuhan. Pacar aja engga punya, udah mau selingkuh. Dasar jomblo.

Bagi para jomblo, sosial media ini amat berguna sepertinya. Karena selain asyik untuk stalking mantan yang telah berbahagia dengan gebetan barunya, sosial media juga berguna untuk sekedar mengisi waktu luang. Mungkin untuk pamer, bahwa sekalipun tanpa mantan, jomblo tetap bisa bahagia. Tidak jarang sosial media juga digunakan para jomblo untuk berkenalan dengan orang-orang baru. Tapi alih-alih mau cari gebetan, ternyata malah kena PHP. Ciyeee curhat.

Daripada jadi PHP alias Penerima Harapan Palsu, mulai sekarang lebih baik kalian hati-hati. Bagi para jomblo tahunan atau baru menyandang status jomblo tetapi sudah mulai bosan, lalu ingin mencari gebetan atau sekedar iseng-iseng berkenalan. Ada baiknya baca 5 tips ini dulu sebelum kalian mulai mencari-cari, bisa jadi si-dia itu penjahat perasaan loh.

  • Jangan geer kalau dia sering menghubungi duluan.

Semua berawal dari seringnya berkomunikasi. Yup! Ini harus diperhatikan dengan baik. Begini Mbloo, kalau si-dia sering menghubungi duluan jangan langsung geer dan merasa kalian adalah prioritasnya. Big NO! Perasaan ini harus dibuang jauh-jauh supaya kalian engga kena tulah akibat perasaan sendiri. Mungkin dia adalah orang yang ramah dan tidak enakkan. Semua yang dia lakukan itu sebatas basa-basi, sewajarnya untuk kenal dengan kalian. Bisa saja dia seperti itu karena cuma ingin berteman, bukan jurus untuk mencuri hati apalagi menarik perhatian. Si-dia mungkin sering seperti itu karena kalian bukan satu-satunya, tapi salah satunya. Sebagai orang baru yang cukup jadi teman daripada jadi gebetan, apalagi pacar. Hehehe.

Banyak orang bilang kalau awal kenal alias PDKT itu masa yang indah. Itu memang benar. Oleh karena itu, kalian harus menyusun rencana kalau seumpama si-dia mulai merasa sikapnya aneh dan beda. Yang biasanya chat duluan, suka telfon sekedar kasih semangat pas kalian ngerjain tugas, atau khawatir pas kalian hilang kabar tapi tiba-tiba mulai biasa aja, jadi cuek dan dingin. Gimana tuh? Ini bukan nakut-nakutin, cuma ya…, kemungkinan terburuknya itu. Karena yang dekat saja bisa menghilang, apalagi yang sekedar kenal di sosial media?

  • Cuek itu perlu.

Setelah dua pertahanan tadi sudah diluncurkan, berikutnya adalah cuek. Jadi orang yang ramah itu harus, tapi kadang cuek juga diperlukan. Supaya kalau sewaktu-waktu si-dia berubah jadi batu dan hilang tanpa kabar, padahal sering update foto di Instagram atau Path. Kalian engga perlu patah hati dan kecewa. Toh si-dia bukan siapa-siapa, dan baru sekedar dekat kan? Kalau dari awal kalian telah mengantisipasi, kemungkinan perasaan galau yang timbul cuma sedikit.

  • Hati-hati ada niat terselubung!

Kadang susah membedakan mana orang yang baik dan mana orang yang pura-pura baik. Untuk nilai sikap si-dia juga susah kan? Kadang dia meyakinkan, kadang meragukan. Belakangan ini si-dia suka menghilang, dengan begitu sikap dia bikin kalian uring-uringan sendiri. Jomblo tapi galau, apa yang digalauin? Bisa jadi kalian yang terlalu menanggapinya berlebihan. Sebenarnya dia sudah punya kekasih, atau kalian cuma teman disaat dia bosan. Duh Mbloo, sebelum semua itu terjadi, mulai sekarang kalian harus hati-hati. Kalian kenalan di dunia maya. Kalian engga tahu kehidupan dia sebenarnya gimana. Mungkin pernah bertemu satu atau dua kali, tapi itu semua engga menjamin kalau dia orang yang jujur. Bukannya berburuk sangka, tapi ini suatu upaya mencegah supaya kalian engga salah langkah. Niatnya cuma kenalan, eh galaunya berkepanjangan. Mau begitu?

  • Pastikan kalau dia memang orang baik. Ya baiknya bukan formalitas aja.

Mulai sekarang coba beranggapan kalau semua orang memang baik. Dengan begitu kalian engga baper lagi ketika dekat dengan seseorang, atau dia mulai perhatian dan menjadi orang yang menyenangkan. Lebih baik dekat dulu dan kenal seperti apa dia sebenarnya, jangan langsung meyakinkan kalau dia mempunyai perasaan lebih. Bisa-bisa kalian kecewa dengan perasaan kalian sendiri.

Mengenal orang-orang baru memang penting, Mbloo. Selain untuk pamer ke mantan, perkenalan juga baik untuk menambah serta memperluas relasi pertemanan. Misalnya kalian sedang butuh uang di tanggal tua karena jatah anak kos suka pas-pasan, siapa tahu mereka bisa bantu. Engga perlu terburu-buru, santai aja dan nikmati prosesnya. Beberapa orang memang diciptakan untuk sekedar menjadi teman dan pelajaran. Tetap jadi jomblo yang elegan. Jodoh akan datang tanpa salah rumah. Sejauh apa pun ia pergi dan berpetualang tak akan lupa jalan pulang, kecuali rumahmu pindah. KecualiĀ kamu udah engga punya hati.

Tentang Penulis

Adeline Kinanti

Adeline Kinanti

Perempuan di balik siluet dan senja.