Tips

Tak Apa Tak Berpasangan, Ini 5 Keuntungan Menjadi Jomblo

S. Saputra
Ditulis oleh S. Saputra

Ketika seseorang mengatakan dirinya tidak “jomblo” melainkan “single”, mungkin ia lupa kalau kedua hal tersebut sama saja “tak berpasangan”. Gak apa sih, cuma ya gak usah ngeles gitu. Karena sendiri itu pilihan, dan jomblo itu pasti—pasti sendiri.

Kali ini penulis ingin membagi hal-hal apa saja yang menguntungkan seorang jomblo. Nih 5 keuntungan menjadi jomblo:

1. Jomblo lebih mudah tenar

Seorang jomblo yang hidup dengan nama besar, dimana pun ia berada pasti orang sekitar menyadari kehadirannya. Jomblo punya segudang fans yang menunggu aksinya.

Seorang jomblo hits biasanya punya wajah yang enak dilihat, tubuhnya sangat menggoda, parfumnya wangi meski kerjanya hanya update status setiap menit. Kehidupannya terlihat sangat bahagia, meski ia juga sangat terkenal karena kejombloannya.

2. Jomblo bisa punya banyak gebetan

Dilema yang dihadapi oleh seorang jomblo saat ingin berpasangan ialah akan kehilangan gebetan-gebetannya. Namun di sisi lain, jomblo yang notabene ialah seorang manusia juga bisa merasa lelah akibat terus-menerus bertarung melawan kesepian.

Selagi jomblo, carilah gebetan sebanyak mungkin. Sebab kalau sudah gak jomblo lagi, para gebetan yang sudah antre panjang secara perlahan akan bubar.

3. Jomblo bebas jalan-jalan

Menjadi seorang jomblo bisa bebas jalan-jalan, ndak ada yang ngatur, selama ndak nyusahin orang lain, selama utang-utang sudah dilunasi dan kenangan mantan gak lagi jadi sebuah beban.

Tapi ada juga jomblo yang harus menahan hasrat ingin jalan-jalan. Ialah jomblo yang harus kedapatan jawal untuk meronda di sekitar tempat tinggalnya. Menggantikan tugas bapak-bapak yang sudah tak kuat dengan udara malam atau sudah mengatur jadwal lebih dulu dengan bininya. Kesempatan ini gak boleh dilewatkan para jomblo. Anggap saja jaga malam dan jaga hati sama-sama butuh latihan.

Ada lagi jomblo yang harus menahan keinginan untuk bervakansi. Ialah jomblo yang teringat kalau cucian di rumah sudah numpuk. Sekalipun nanti punya pacar, rasanya gak etis kalau pacar menyuci pakaianmu. Karena jika kamu sampai berpikiran seperti itu, konsistensi kamu sebagai jomblo patut dipertanyakan. Atau kamu gak pernah menganggap bahwa itu pacarmu, melainkan hanya sebagai pembantu.

Jomblo bebas jalan-jalan, dan yang terpenting yaitu tetap menjaga konsistensi untuk update status setiap menit.

4. Jomblo ialah inspirasi

Meski nasib jomblo ialah kesepian, namun banyak orang yang menjadikan jomblo sebagai panutan. Jomblo ialah sosok hebat yang mampu bertahan dari penderitaaan. Maka tak heran jika penulis berpendapat bahwa jomblo ialah inspirasi.

Saat jalan-jalan bersama teman-teman yang sudah berpasangan, biasanya seorang jomblo akan ngajak gebetannya. Bahkan ia mampu menerima kenyataan misal sebulan kemudian si gebetan ditikung temannya yang sudah punya pasangan.

Ketika di perjalanan, di mobil, di pesawat, atau di kapal. Saat semua temannnya menyandar ke bahu pasangan, jomblo masih bertahan dengan game jadul yang kebetulan ada di HP hasil pemberian mantan.

Saat malam minggu datang, jomblo mampu bertahan menjaga aroma tubuhnya untuk ndak wangi-wangi banget. Demi menghindari pertanyaan, “Mau kemana, Mbloo?”

5. Jomblo punya peluang sukses besar

Jomblo yang update status setiap menit akan sangat terkenal, terkenal karena kejombloannya. Kesuksesan seorang jomblo diukur dari seberapa mampu ia menikmati kesepian. Jadilah jomblo yang tahan banting.

Semoga dengan adanya tulisan ini, kalian para jomblo semakin gigih dalam menjalani hidup.

Tentang Penulis

S. Saputra

S. Saputra

Jomblo Traveler. Bervakansi bersama Bahan Piknik, Baik Photograph, dan Theater Adventure. Tim J @jombloodotco.

  • maria handayani

    P`0`K`E`R`V`1`T`A
    : D.8.E.B.7.E.6.B
    #