Berita dan Artikel

Selain Omong Kosong, Cinta Tak Menjanjikan Apa-Apa

Andika Wahyu Putra
Ditulis oleh Andika Wahyu Putra

Malang benar nasib Alehandro, seorang jomblo akut yang berpengharapan bahwa cinta membawa kebahagiaan. Atas alasan tersebut, ia mengklaim bahwa hidupnya baik-baik saja dan bahagia selalu.

Romansanya kian pelik ketika ia jatuh bangun dalam mengupayakan cinta sesuai harapannya. Kisah cintanya diawali pada ketertarikannya pada seorang wanita dan menganggap hanya dialah satu-satunya. Padahal sebenarnya wanita tersebut tidak menaruh perhatian terhadap Alehandro. Alehandro gagal.

Tak berselang lama, Alehandro suka pada temannya karena mereka sering ngobrol berdua. Alhasil Alehandro baper dan mulai membumbui relasi mereka dengan persoalan asmara. Temannya menyadari hal tersebut dan merasa tidak nyaman, sehingga hubungan mereka berdua jadi renggang.

Yang terakhir, Alehandro menemukan sosok wanita yang baik hati dan ramah. Namun nampaknya ketidakberuntungan memeluk erat kisah cinta Alehandro, karena wanita tersebut sejatinya baik kepada semua orang.

Yang menyebalkan tiap kali jatuh cinta, Alehandro selalu yakin bahwa wanita yang dicintainya adalah cinta sejatinya. Lelucon macam apa ini ?

Sungguh menyedihkan, ketika mengetahui lakon fiksi bernama Alehandro ini mendapatkan kebutaan pada realitas akibat cinta. Mengapa buta? Karena seakan-akan cinta adalah realitas baru yang dibentuk atas imajinasi-imajinasi liar pengidapnya. Baiklah, saya perjelas. Cinta menciptakan ekspektasi dan para pengidap cinta hidup pada kubangan ekspektasi. Ketika manusia mulai tertarik pada lawan jenis, mereka mulai menciptakan gambaran-gambaran kehidupan yang sempurna dengan lawan jenis, meski belum tentu terealisasi. Setelah gambaran tersebut terbentuk begitu sempurna, mereka mulai menyusun alasan yang rasional atas cinta yang mereka jalani. Lalu menggunakan alasan yang rasional tersebut untuk memperjuangkan cintanya.

Namun, yang tidak disadari dari seseorang yang sedang  jatuh cinta adalah kehidupannya dalam kubangan ekspektasi. Mereka melupakan kesendirian yang betul-betul nyata, digantikan dengan kebahagiaan yang masih abstrak. Pada kisah Alehandro, kalian sudah menemukan dunia ekspektasi Alehandro. Ada contoh lain yang sering kita temukan sehari-hari seperti: dugaan lawan jenis tertarik pada kita ketika berpandang-pandangan, keyakinan cinta sejati (hingga maut memisahkan, cuih!), ber-chatting ria dengan alasan paling bisa membahagiakan pasangan, dan banyak lagi yang menyangkut keyakinan diri sebagai Superhero bagi lawan jenis yang kita sukai. Menggelikan, bukan?

Persoalannya, seseorang yang sedang jatuh cinta meninggalkan realitas dan berpijak pada keadaan yang tidak jelas; hidup dalam kubangan ekspektasi. Kebutaan pada realitas membuat manusia yang jatuh cinta terbang tinggi sekali dengan imajinasi kebahagian, seperti pacaran, kencan, dinner, dsb. Namun, sayap yang menjadi pegangan lenyap karena ekspektasi tak sesuai realitas; cinta ditolak, tidak dianggap, diacuhkan, dan jatuh begitu sakit.

Mampoes kaoe dikoyak-koyak ekspektasi!!!

Cinta ditolak, jangan pergi ke dukun untuk bertindak. Cobalah instropeksi diri. Jangan sekali-kali menyalahkan seseorang yang kita sukai karena mereka juga memiliki hak untuk menyukai yang lain sesuai kehendak mereka. Salahkanlah perasaan kita yang menggebu-gebu, yang melahirkan alam ekspektasi. Kesalahan kita adalah yakin bahwa cinta yang kita rasakan menjanjikan kebahagiaan; kita terlalu percaya pada ekspektasi kita.

Kesedihan tercipta bukan karena kesalahan orang lain, tetapi karena realitas tidak sesuai dengan ekspektasi cinta yang kita buat terlalu hiperbolis. Ekspektasi diciptakan pada kondisi manusia yang tidak puas terhadap realitas yang ada. Sama halnya dengan cinta. Para jomblo akut sulit menerima kenyataan jika mereka memang masih harus sendiri melakukan refleksi-refleksi persoalan hati.

Sendiri bukan berarti tidak bahagia. Kebahagiaan adalah milik semua, tanpa terkecuali.  Tak usah menciptakan kisah cinta bak negeri dongeng demi menyenangkan perasaan.

Dengan ini kok saya jadi mikir. Yang katanya cinta adalah sebuah kebahagiaan, jangan-jangan sebatas sebuah ajaran yang dipaksakan untuk diyakini kebenarannya. Bagaimana toh bisa bahagia ketika cinta memaksa kita menciptakan ekspektasi untuk direalisasikan, namun belum tentu terealisasi dan masih begitu abstrak. Dan hal ini sungguh tak pasti, kenapa kita menantikannya? Lalu “atas nama cinta”, kita sedang memperjuangkan apa?

Aku merasa kesendirian itu lebih bermakna. Aku menjadi skeptis dan melihat cinta sama halnya dengan hidup yang kian tidak berarti sama sekali. Pada sebuah rindu, pada sebuah perasaan, aku bertanya: apa yang dijanjikan cinta ?

Omong kosong.

Tentang Penulis

Andika Wahyu Putra

Andika Wahyu Putra

Pencari makna senja seusai hujan, pagi seusai gerimis, dan senyuman manusia lainnya.

  • Mayang Sari Nurhalisa

    Kebahagiaan cinta datang saat kita mencintainya, bukan saat diresponnya, mungkin.

  • feronica Tan

    Main Poker Online sambil mencari UANG? Gabung di S1288POKER | BBM : 7AC8D76B

    #selain-omong-kosong-cinta-tak-menjanjikan-apa-apa/

  • cahyo

    selain-omong-kosong-cinta-tak-menjanjikan-apa-apaP0K3RV1TA D.8.E.B.7.E.6.B

  • Beby Natasha

    S1288POKER BONUS FREECHIPS 50K
    KHUSUS DI HARI LEBARAN IDUL FITRI 2017
    BBM >> 7AC8D76B

  • Yurika Lim

    S1288POKER BONUS FREECHIPS 50K
    KHUSUS DI HARI LEBARAN IDUL FITRI 2017
    BBM >> 7AC8D76B

  • Beby Natasha

    MALAM INI…!!!!
    S1288POKER BONUS FREECHIPS 50K
    KHUSUS DI HARI LEBARAN IDUL FITRI 2017
    BBM >> 7AC8D76B

  • Cen Cuttie

    S1288 POKER BONUS DOUBLE FREECHIPS 200K
    KHUSUS DI HARI KEMERDEKAAN 2017
    BBM >> 7AC8D76B

  • Fenny Laurent

    Pasang Taruhan Kalian ! Dan Menangkan Ratusan Juta Rupiah DI http://WWW.AGENS128 .ORG Bandar Judi Bola, Sabung Ayam live, Casino live, Poker Live, Domino, Hanya Dengan modal 50ribu Saja ! Aman & Terpercaya, Sudah berjalan 3 TAHUN ! BBM : 7BED80B1

  • maria handayani

    *P*O*K*E*R*V*I*T*A*
    *D*8*E*B*7*E*6*B*

  • maria handayani

    *P*O*K*E*R*V*I*T*A*
    *D*8*E*B*7*E*6*B*
    #

  • maria handayani

    P`0`K`E`R`V`1`T`A
    BBM : D.8.E.B.7.E.6.B
    #